Unsur-unsur, Langkah-Langkah, Sistematika Penulisan Teks Ulasan / Resensi

INIRUMAHPINTAR - Berikut ini adalah penjelasan tentang Unsur-unsur, Langkah-Langkah, Sistematika Penulisan Teks Ulasan / Resensi. Pembahasan materi ini adalah lanjutan dari pembahasan sebelumnya tentang pengertian, tujuan, dan jenis-jenis teks ulasan / resensi.

Unsur-Unsur Penulisan Teks Ulasan / Resensi

Dalam meresensi atau menyusun teks ulasan, hendaknya memperhatikan unsur-unsur berikut ini:
  1. Membuat judul teks ulasan / resensi. Dalam hal ini, judul yang dipilih sebaiknya memiliki keselarasan dengan isi resensi yang dibuat. Judul yang menarik juga akan memberi nilai tambah pada sebuah resensi.
  2. Menyusun data (buku, novel, dsb), meliputi judul, pengarang dan penerjemah, penerbit, tahun terbit beserta cetakannya, tebal buku dan harga buku.
  3. Membuat pembukuan dengan cara memperkenalkan nama pengarangnya, membandingkan dengan karya sejenis, memaparkan sosok pengarang, merumuskan temanya, dan memperkenalkan penerbit.
  4. Tubuh dan isi teks ulasan / resensi meliputi sinopsis, ulasan singkat dengan kutipan secukupnya, keunggulan dan kelemahan, rumusan kerangka, tinjauan dan penggunaan bahasanya, serta adanya kesalahan cetak, dsb.
  5. Penutup teks ulasan / resensi. Pada bagian ini biasanya berisi argumentasi mengenai pentingnya karya tersebut ditulis dan kepada siapa buku tersebut ditujukan.

Secara sederhana, bagian-bagian atau unsur-unsur teks ulasan / resensi buku, meliputi:
  1. Identitas buku, berisi judul, nama pengarang, nama penerbit, tempat dan tahun terbit, cetakan, serta tebal buku
  2. Macam atau jenis buku
  3. Keunggulan buku
  4. Kelemahan buku
  5. Nilai buku

sumber: https://www.flickr.com/photos/mrsdkrebs/6812988187

Langkah-langkah Menulis Teks ulasan / Resensi

Resensi merupakan suatu bentuk tulisan yang berisi tinjauan terhadap kualitas suatu karya (misalnya: buku). Teks ulasan / resensi ditulis untuk menarik minat baca masyarakat agar mereka membaca buku yang dikupas. Unsur persuasif sering ditonjolkan dalam resensi. Unsur ini merupakan cara penulis dalam mendorong timbulnya keinginan para pembaca terhadap buku tersebut. Selain itu, meresensi berfungsi sebagai pengantar apresiasi yang dapat menjadi pemandu bagi pembaca dalam menikmati sebuah buku.

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam meresensi:
  1. Membaca buku yang akan diresensi secara cermat
  2. Menceritakan identitas secara lengkap
  3. Memberikan penilaian secara objektif dan kritis 

Selanjutnya secara umum, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan di dalam menulis sebuah teks ulasan / resensi, buku yaitu:
  1. Memilih jenis buku yang akan diresensi
  2. Buku-buku yang dipilih sebaiknya termasuk buku yang mutakhir (terbaru)
  3. Membuat anatomi bukunya
  4. Setelah menemukan buku yang diresensi, maka langsung diikuti dengan kegiatan membaca secara detil dan mencatat hal-hal penting melalui kutipan dan kata-kata kunci di dalamnya
  5. Membuat judul teks ulasan / resensi
  6. Membuat ringkasan secara garis besar
  7. Memberikan penilaian buku
  8. Menonjolkan sisi lain dari buku yang diulas atau diresensi
  9. Mengulas manfaat buku tersebut bagi pembaca
  10. Penilaian dilakukan dari segi kelengkapan karya, penggunaan bahasanya serta memperhatikan sistematika resensi seperti yang telah dipaparkan di atas.

Selain itu, langkah-langkah menulis teks ulasan / resensi buku yang lebih terperinci dan lengkap diajukan oleh Mustaqim (2011), meliputi:
  1. Menentukan jenis buku yang akan diresensi, diupayakan buku terbaru.
  2. Menentukan tujuan resensi buku yang dibuat, akan dikirim kemana resensi tersebut.
  3. Membuat judul resensi yang menarik perhatian pembaca.
  4. Menuliskan identitas buku secara lengkap berupa judul, pengarang, penerbit, tahun terbit, cetaka dan tebal halaman buku.
  5. Membaca buku secara keseluruhan dan memahami isi buku secara cermat.
  6. Menandai atau membuat catatan singkat mengenai bagian-bagian penting dalam buku tersebut.
  7. Sistematika penulisan resensi:
    • Lead (pembuka) tulisan, berisi:
      1. Mengenalkan pengarang buku
      2. Membandingkan buku-buku yang pernah ditulisnya atau dibandingkan dengan pengarang lain.
      3. Memaparkan keunikan buku (jika ada) atau sesuatu yang menarik dalam buku tersebut.
      4. Merumuskan tema buku yang menjadi sentral pokok dalam buku tersebut.
      5. Mengungkapkan kritik dari isi buku yang dibahas.
    • Tubuh (Isi) resensi
      1. Bentuk ringkasan atau sinopsis
      2. Memberikan ulasan singkat dan menampilkan kutipan
      3. Menunjukkan kelemahan dan kelebihan buku
      4. Mengulas tentang kerangka atau sistematika buku
      5. Memberikan komentar tentang bobot buku secara umum
      6. Mengupas tentang kaidah bahasa yang dipakai
      7. Mengoreksi mengenai kesalahan cetak
    • Penutup
      1. Memberi ajakan kepada pembaca untuk membaca dan memiliki buku.
      2. Memberi saran kepada pembaca mengenai penting tidaknya buku yang diresensi.
      3. Memberi tahu tentang harga buku maupun cara memesan dan sebagainya.
  8. Mengoreksi dan merevisi (mengedit) dengan tujuan memperbaiki dan menuliskan kembali sehingga menjadi naskah yang siap dibaca.
  9. Setelah dikoreksi, dikirim ke redaksi surat kabar atau majalah, baik melalui jasa pengiriman atau email.

Sistematika Penulisan Resensi

a. Lead (pembuka) tulisan, berisi:
  1. Mengenalkan pengarang buku
  2. Membandingkan buku-buku yang pernah ditulisnya atau dibandingkan dengan pengarang lain.
  3. Memaparkan keunikan buku (jika ada) atau sesuatu yang menarik dalam buku tersebut.
  4. Merumuskan tema buku yang menjadi sentral pokok dalam buku tersebut.
  5. Mengungkapkan kritik dari isi buku yang dibahas.

b. Tubuh (Isi) resensi
  1. Bentuk ringkasan atau sinopsis
  2. Memberikan ulasan singkat dan menampilkan kutipan
  3. Menunjukkan kelemahan dan kelebihan buku
  4. Mengulas tentang kerangka atau sistematika buku
  5. Memberikan komentar tentang bobot buku secara umum
  6. Mengupas tentang kaidah bahasa yang dipakai
  7. Mengoreksi mengenai kesalahan cetak

c. Penutup
  1. Memberi ajakan kepada pembaca untuk membaca dan memiliki buku.
  2. Memberi saran kepada pembaca mengenai penting tidaknya buku yang diresensi.
  3. Memberi tahu tentang harga buku maupun cara memesan dan sebagainya.

Oleh karena dianggap terlalu kompleks, sebuah teks ulasan / resensi biasanya memiliki sistematika atau urut-urutan yang lebih sederhana, seperi berikut ini:
  1. Bagian identitas buku
    Tahapan ini berisi judul resensi, judul buku, nama pengarang, nama penerjemah (jika buku terjemahan), penerbit, tahun terbit, dan jumlah halaman.
  2. Bagian isi
    Tahapan ini memuat paragraf-paragraf pengantar, isi buku secara garis besar, kelebihan dan kekurangan buku.
  3. Bagian penutup
    Tahapan ini berisi simpulan dan saran kepada pembacanya.

Adapun sistematika penulisan teks ulasan / resensi buku pengetahuan (nonfiksi), yaitu:
  1. Judul resensi dan nama penulis resensi
  2. Identitas buku yang diresensi, meliputi:
    • Judul buku
    • Nama pengarang
    • Penerbit
    • Jumlah halaman
    • Ukuran dan jenis kertas
    • Desain dan warna sampul
    • Harga buku
  3. Ringkasan / ikhtisiar buku
  4. Kelebihan dan kekurangan
  5. Penilaian buku (kesimpulan)
  6. Saran kepada pembaca 

Terakhir, sistematika penulisan di tingkat sekolah yang mengacu pada Kurikulum 2013 revisi 2016 mengenalkan struktur-struktur penulisan teks ulasan yang terdiri dari:
  1. Orientasi, berisi pengenalan dan identitas karya yang diulas
  2. Tafsiran, berisi gambaran terperinci karya yang diulas
  3. Rangkuman, berisi tinjauan keunggulan dan kelemahan karya yang diulas
  4. Evaluasi, berisi saran dan nilai-nilai yang dapat dipetik hikmahnya

Penutup dan Catatan Penulis

Perlu diketahui bahwa teks ulasan / resensi di surat kabar atau majalah tidak harus menggunakan sistematika penulisan yang sangat lengkap. Artinya, seorang penulis teks ulasan / resensi memiliki kebebasan untuk mengembangkan kreativitasnya sesuai dengan aturan dari penerbit (kaidah selingkung) meliputi ketentuan penulisan yang bersifat internal dan hanya berlaku untuk satu penerbit. Itu juga berarti berbagai bentuk penulisan dapat diaplikasikan. 

Di media massa, bentuk resensi yang biasa kita baca bersifat naratif feature dengan kandungan 5000 hingga 8000 karakter. Jadi, meskipun teks ulasan / resensi memiliki sistematika penulisan, buatlah sesuai kebutuhan. Untuk tugas sekolah, ikuti petunjuk dan arahan dari guru. Untuk tugas kuliah, patuhi bimbingan dan arahan dosen. Dan untuk tujuan publikasi, pahami kaidah-kaidah dari penerbit dan publisher media yang ingin dikirimi.

Referensi:

  1. Judul buku: Pias-Pias Materi Bahasa dan Sastra Indonesia Untuk kelas XII SMA/MA, pengarang: Herson Kadir, Lian Puluhulawa
  2. Judul buku: Kisi-kisi Pasti Ujian Nasional SMP 2015 Prediksi Akurat: Kumpulan Soal-soal, pengarang:Reni Fitriani S.pd
  3. Judul buku: Pembelajaran Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi, pengarang: Nurul Hidayah, M.Pd 
  4. Judul buku: Bahasa Indonesia 3 SMA Kelas XII, pengarang: Sri Sutarni, S.Pd. dan Drs. Sukardi, M.Pd.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang Unsur-unsur, Langkah-Langkah, Sistematika Penulisan Teks Ulasan / Resensi. Semoga bermanfaat!

0 Response to "Unsur-unsur, Langkah-Langkah, Sistematika Penulisan Teks Ulasan / Resensi"

Post a Comment

Terimakasih atas kepatuhannya melakukan komentar yang sopan, tidak menyinggung S4R4 dan p0rnografi, serta tidak mengandung link aktif, sp4m, iklan n4rk0ba, senj4t4 ap1, promosi produk, dan hal-hal lainnya yang tidak terkait dengan postingan. Jika ada pelanggaran, maaf jika kami melakukan penghapusan sepihak. Terimakasih dan Salam blogger!

Note: Only a member of this blog may post a comment.