Peran Murid (Siswa) dalam Wiyata Mandala - INIRUMAHPINTAR.com

Peran Murid (Siswa) dalam Wiyata Mandala

INIRUMAHPINTAR - Sebutkan Peran Murid (Siswa) dalam Wiyata Mandala? Murid atau Siswa sebagai bagian dari warga sekolah memegang peran yang penting dalam meningkatkan fungsi sekolah. Oleh karena itu, perlu disadari bahwa sekolah merupakan pengganti rumah selama kita berada di sekolah. Itulah sebabnya di dalam sekolah, ibu dan bapak guru, serta unsur-unsur persekolahan lainnya tidak ubahnya seperti orang tua kita yang senantiasa memberi arahan, bimbingan, petunjuk serta ilmu kepada kita. Karena itu pula, sudah sewajarnya kita bersikap hormat kepada orang-orang yang membimbing kita di sekolah. Termasuk kepada teman-teman sekelas atau seluruh teman sekolah, anggaplah kakak-kakak kelas sebagai kakak dan anggaplah adik-adik kelas sebagai adik.

Selanjutnya, jangan lupa untuk merawat kelas dan sekolah sebagaimana merawat rumah kita sendiri. Dengan kata lain, tetap laksanakanlah 8 k di sekolah. Sebagai seorang siswa hendaknya melaksanakan tugas siswa dalam hubungannya dengan perkembangan estetika, etika, logika, dan praktika.

Adapun tugas-tugas siswa dijabarkan sebagai berikut:

A.     Pembinaan dan pengembangan etika, tugas-tugas yang dilaksanakan oleh siswa dalam pengembangan etika adalah

1.      Percaya dan taqwa terhadap Tuhan yang Maha Esa. Tugas yang dapat dilakukan siswa yakni, membiasakan diri berdoa sebelum pelajaran dimulai dan setelah pelajaran usai, melaksanakan ibadah sesuai dengan agamanya, bagi yang muslim wajib mendirikan sholat berjamaah di rumah maupun di sekolah. 

2.      Bermoral dan Berakhlak mulia. Tugas yang dapat dilaksanakan siswa adalah:

  • Menerapkan dan menunjukkan akhlak yang mulia untuk menolong sesame manusia sesuai dengan iman dan taqwa.
  • Melaksanakan kegiatan yang selaras dengan pancasila
  • Mempelajari dan menghayati sejarah perjuangan bangsa
  • Mengembangkan kebiasaan menolong sesama teman atau orang yang tertimpa kemalangan
  • Ikut aktif dalam kegiatan usaha amal untuk meringankan penderitaan anak-anak cacat, yatim piatu dan yang tertimpa musibah.
  • Menjadi anggota salah satu organisasi sekolah OSIS atau Koperasi
  • Mengembangkan kebiasaan untuk menabung
  • Memelihara tata tertib sekolah


3.       Bersikap dan bertingkah laku yang baik dan sopan serta berkepribadian. Tugas yang dapat dilaksanakan siswa antara lain:

  • Membiasakan diri beruluk salam (bersapaan) / bersalam apabila bertemu dengan guru dan orang tua di sekolah maupun di luar sekolah.
  • Membiasakan diri saling menghormati sesame teman
  • Membiasakan diri menyatakan yang sebenarnya (tidak berdusta
  • Membiasakan diri tidak memotong pembicaraan orang lain
  • Membiasakan diri berpakaian bersih dan rapi (terutama cara berpakaian seragam sekolah)
  • Membiasakan diri bersikap ramah-tamah, menggunakan bahasa Indonesia yang benar dalam setiap percakapan
  • Membiasakan diri bersikap sabar
  • Membiasakan diri tertib dan serasi dalam penampilan sesuai dengan situasi dan kondisi
  • Membiasakan diri menanamkan dan memupuk rasa persaudaraan sesama teman

 4.   Berdisiplin, kegiatan disiplin ini dimulai dari disiplin terhadap diri sendiri. Tugas yang dapat dilakukan siswa adalah:
  • Hadir dan pulang pada waktunya
  • Mengikuti segala program sekolah
  • Meningkatkan disiplin diri di dalam dan di luar sekolah
  • Memakai seragam sekolah menurut ketentuan yang berlaku
  • Mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk menerima pelajaran
  • Mematuhi dan melaksanakan semua peraturan yang berlaku baginya.

B.      Pengembangan kepribadian melalui pembinaan dan pengembangan estetika

1.  Apresiasi seni adalah kemampuan menghargai kesenian atau hasil seni, tugas yang dapat dilakukan siswa adalah:
  • Aktif dalam kegiatan kesenian di sekolah
  • Membiasakan diri menghargai hasil kesenian, ciptaan bangsa Indonesia dan bangsa lain
2.  Presepsi seni adalah kemampuan menikmati seni. Tugas yang dapat dilaksanakan siswa antara lain:
  • Mengunjungi kegiatan kesenian
  • Ikut aktif dalam kegiatan kesenian
  • Membiasakan diri mendiskusikan hasil seni
3.  Kreasi seni adalah kemampuan menciptakan karya seni, tugas yang dapat dilaksanakan siswa antara lain:
  • Berlatih dan mencoba menciptakan karya seni
  • Mengembangkan keberanian, kemampuan dan percaya diri dalam menampilkan hasil kreasinya dalam pameran atau lomba seni, serta mau menerima saran dan kritik.

C.    Dalam rangka mengembangkan kemampuan berfikir atau mengembangkan kemampuan berfikir atau mengembangkan kecerdasan dilakukan kegiatan dan tugas siswa melalui pembinaan dan pengembangan logika sebagai berikut:

1. Gemar, biasa, serta butuh membaca. Tugas yang dapat dilakukan siswa adalah:
  • Membiasakan diri untuk membaca buku pelajaran dan buku bacaan sesuai dengan pelajaran di sekolah secara teratur.
  • Membiasakan diri menambah pengetahuan dengan membaca dan kemudian membuat ringkasan dari yang telah dibaca
  • Membuat laporan bulanan kepada wali kelas/guru mengenai buku-buku yang telah dibaca
  • Meningkatkan kebiasaan mengisi waktu kosong di sekolah dengan membaca buku di ruangan kelas/perpustakaan.
2.  Rajin Belajar, tugas yang dapat dilakukan siswa, antara lain:
  • Memiliki jadwal pelajaran yang digantungkan / ditempelkan di dinding rumah dan membiasakan membaca setiap hari.
  • Membiasakan diri agar belajar dan mengerjakan pekerjaan rumah secara teratur.
  • Membiasakan diri menyiapkan buku-buku pelajaran sebelum berangkat ke sekolah
  • Mengembangkan kebiasaan berdiskusi bersama tentang topik yang disenangi dalam pengetahuan serta tanggap terhadap masalah mengenai diri sendiri.
  • Membiasakan membuat catatan harian
3.       Suka meneliti, tugas yang dapat dilakukan siswa, antara lain:
  • Membiasakan diri untuk suka bertanya mengenai hal-hal yang belum jelas atau belum dikenal
  • Membiasakan diri mempelajari buku-buku pengetahuan
  • Membiasakan diri membuat catatan tentang sesuatu yang telah dipelajari
  • Rajin memilih dan mengumpulkan informasi yang berhubungan dengan pengetahuan yang terdapat dalam surat kabar dan mengolahnya
  • Membiasakan diri menyusun laporan penelitian yang sederhana

D.     Dalam rangka membina keterampilan dilakukan serangkaian kegiatan dan tugas siswa melalui kegiatan pembinaan dan pengembangan praktika sebagai berikut:

1. Menghargai pekerjaan fisik. Tugas siswa antara lain, membiasakan diri untuk menghargai pekerjaan fisik

2    2. Keterampilan dan kecekatan. Tugas yang dapat dilakukan siswa, antara lain:
  • Membuat sendiri alat pelajaran sederhana, baik secara perorangan maupun secara berkelompok
  • Membiasakan diri untuk menyelesaikan pekerjaan dengan cekatan dan terampil
  • Memberanikan diri mengembangkan hasil pekerjaan ke taraf yang lebih baik
  • Menyadari bahwa pengetahuan, kerajinan, dan keterampilan dapat menjadi bekal bagi dirinya dalam kehidupannya di masyarakat
3. Penerapan teknologi
  • Membiasakan diri mengembangkan hasil karya berdasarkan pengetahuan teknik
  • Membiasakan diri melakukan kegiatan melalui latihan apresiasi terhadap barang kerajinan dan penerapan jasa-jasa teknologi

Wawasan wiyata mandala sesungguhnya merupakan suatu sikap pandang, kesadaran, dan tanggung jawab terhadap lingkungan pendidikan yang tujuan dan fungsinya untuk kegiatan belajar mengajar dan tidak untuk kegiatan lain yang tidak sejalan dengan objektif pendidikan. Jadi, jika para siswa yang dapat melaksanakan sebaik-baiknya butir-butir tugas yang tersebut di atas, fungsi sekolah sebagai lingkungan pendidikan (wiyatamandala) dapat menjadi benar-benar riil atau kenyataan.

Demikian beberapa catatan tentang Peran Murid (Siswa) dalam Wiyata Mandala. Terima kasih

0 Response to "Peran Murid (Siswa) dalam Wiyata Mandala"

Post a Comment

Terimakasih atas kepatuhannya melakukan komentar yang sopan, tidak menyinggung S4R4 dan p0rnografi, serta tidak mengandung link aktif, sp4m, iklan n4rk0ba, senj4t4 ap1, promosi produk, dan hal-hal lainnya yang tidak terkait dengan postingan. Jika ada pelanggaran, maaf jika kami melakukan penghapusan sepihak. Terimakasih dan Salam blogger!