Menteri Korupsi Bukti Kegagalan Revolusi Mental? Rakyat Menanti Kepastian - INIRUMAHPINTAR.com

Menteri Korupsi Bukti Kegagalan Revolusi Mental? Rakyat Menanti Kepastian

INIRUMAHPINTAR.COM - Korupsi adalah kejahatan super kejam yang dapat memicu runtuhnya tatanan sebuah negara. Oleh karena itu, semua negara menyatakan perang terhadap segala macam bentuk korupsi. Termasuk di Indonesia, ada institusi antikorupsi bernama KPK yang diberi wewenang khusus untuk menggunduli aktivitas korupsi di negeri ini.

Kehadiran KPK ini tentu saja diharapkan untuk meniadakan atau setidak-tidaknya mengurangi angka kasus korupsi di Indonesia.

Namun, banyaknya kasus yang ditemukan dan penuhnya penjara dengan koruptor sepertinya belum memberikan efek jera. Entah karena hukumannya yang agak ringan, diringankan atau alasan lain yang hingga kini masih misteri.




Berita Korupsi Terbaru

Dilansir dari CNBC Indonesia, Menteri Sosial Juliari Peter Batubara, salah satu kader PDIP yang ditarik masuk kabinet Jokowi, tertangkap tangan dalam Operasi Tangkap Tangan pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19, sebagaimana hasil konferensi pers yang dilakukan KPK, Minggu (6/12/2020) dini hari.

Juliari-pun dikabarkan sudah menyerahkan diri ke KPK. Bersamanya ada empat tersangka lain, yakni dua pejabat pembuat komitmen di Kementerian Sosial (Kemensos) Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono dan pihak swasta Ardian I M dan Harry Sidabuke.

Belum lama ini juga, Menteri Kelautan dan Perikanan ditangkap KPK dalam kasus suap ijin ekspor benih lobster. 

Bukti Kegagalan Revolusi Mental

Kasus korupsi menteri yang notabene adalah pejabat publik ini merupakan cerminan masih belum suksesnya kampanye revolusi mental yang selalu digaungkan pemerintah.

Belum tuntas masalah-masalah pelik di tengah badai virus Corona, masih ada saja aksi-aksi nakal pejabat negara yang memanfaatkan situasi dan jabatannya. Mereka mengambil keuntungan dan memperkaya diri di tengah lautan kemiskinan masyakarat Indonesia.

Sungguh sebuah kejahatan luar biasa yang seharusnya mendapatkan hukuman setimpal. 

Sekurang-kurangnya hukuman seumur hidup dan pemiskinan bagi pejabat negara yang koruptor pun rasa-rasanya belum cukup mengobati kepercayaan rakyat yang tertindas.

Ancaman Buat Keutuhan Negara

Masih banyaknya kasus korupsi di negeri ini menjadi ancaman besar buat NKRI. 

Oleh karena itu, rakyat menanti ketegasan pemerintah.

Pemerintah tidak boleh tinggal diam dan menghadirkan siklus tebang pilih.

Masih ada kasus besar lain yang butuh diungkap secara terang benderang, seperti kasus Harun Masiku cs, yang juga diketahui sebagai kader PDIP.

Bagaimanapun nanti hasilnya, rakyat tidak pernah tidur menilai kinerja KPK dan keseriusan pemerintah.

Semoga saja kepercayaan rakyat kembali menguat di tengah ketidakpastian ini!

No comments:

Post a Comment

Terimakasih atas kepatuhannya melakukan komentar yang sopan, tidak menyinggung S4R4 dan p0rnografi, serta tidak mengandung link aktif, sp4m, iklan n4rk0ba, senj4t4 ap1, promosi produk, dan hal-hal lainnya yang tidak terkait dengan postingan. Jika ada pelanggaran, maaf jika kami melakukan penghapusan sepihak. Terimakasih dan Salam blogger!