Mengapa Rakyat Lebih Percaya Jurdil2019.org ketimbang KPU? - INIRUMAHPINTAR.com

Mengapa Rakyat Lebih Percaya Jurdil2019.org ketimbang KPU?

INIRUMAHPINTAR.COM - Nuansa Pemilu 2019 benar-benar hot. Sebelum hasil resmi diumumkan oleh KPU, ada banyak hal menarik perhatian telah terjadi. Pertama, munculnya ke permukaan melalui media massa berbagai lembaga-lembaga survey dengan hasil quick count mereka tentang hasil Pemilu 2019 yang umumnya kompak memenangkan paslon 01 yakni Jokowi - Ma'ruf. Kedua, adanya deklarasi kemenangan paslon no.02 Prabowo - Sandi dengan bermodalkan keyakinan hasil real count para relawannya.

Kedua klaim di atas bukannya menghadirkan kedamaian pasca pemilu, namun justru melahirkan kekacauan publik terutama di dunia maya. Tampak jelas hingga saat ini, diskusi dan saling debat antar pendukung kedua paslon di sosial media tiada henti berkumandang. Kesemuanya saling klaim. Entah siapa yang bisa dipercaya.

Sementara itu, KPU juga dipandang masih kurang berintegritas di dalam menegakkan keadilan dan kejujuran rekap perhitungan suara karena telah terbukti melakukan banyak kesalahan penginputan data, entah itu disengaja atau tidak. Intinya, fenomena ini melahirkan distrust atau ketidakpercayaan rakyat.

Di tengah kekisruhan publik tersebut, rakyat kemudian berusaha mencari alternatif. Lalu, tampillah jurdil2019.org sebagai aplikasi online yang merekap suara pemilihan 2019 dengan mengandalkan independensi dan melibatkan relawan di 34 provinsi.

Karena jurdil2019.org sejauh ini melakukan rekap perhitungan dengan sangat rapi dan belum diketemukan cacat penginputan, rakyat pun menjadi lebih percaya ketimbang menongkrongi situs KPU.

Namun, di tengah keasyikan memantau rekap hasil perhitungan pemilu di situs jurdil2019.org yang lebih dipercaya rakyat, hal aneh yang menimbulkan kecurigaan pun terjadi dalam kurun waktu tidak terlalu lama. Pertama, jurdil2019.org dicloning oknum tidak bertanggungjawab (tanpa mendapat tindakan tegas dari penegak hukum). Kedua, jurdil2019.org diblokir kominfo dengan alasan perizinan.

Bukannya semakin meningkatkan rasa percaya terhadap kinerja pemerintah di rezim Jokowi, rakyat dibuat semakin down dan mulai merasa jika ada keanehan yang terencana. Pemblokiran situs jurdil2019.org semakin mendorong rakyat untuk curiga mengapa paslon 01 seakan-akan selalu dipaksakan menang dengan adanya upaya menampilkan lebih banyak quick count yang memenangkannya di media massa. Padahal di jurdil2019.org sendiri jelas-jelas paslon 02 jauh memiliki suara terbanyak ketimbang pasangan petahana.

Tidak berhenti sampai di situ, bentuk ketidakpercayaan rakyat terhadap pemerintah terus berlangsung. Setelah jurdil2019.org diblokir, rakyat tetap saja mencari cara bagaimana mengakses situs yang mereka lebih percayai ketimbang situs KPU. Hasilnya, berbagai upaya pun mereka lakukan, seperti menggunakan VPN atau browser opera mini yang katanya masih bisa menembus pemblokiran yang dilakukan oleh Kominfo.

Yah, terlepas dari hasil akhir dari KPU nantinya, semoga saja, yang diungkapkan kemudian adalah hasil rekap perhitungan yang benar-benar jujur dan adil. Karena jika itu tidak terjadi, sepertinya ada oknum yang telah menabuh genderang huru-hara di negeri ini. Di sepakbola saja suporter bisa rusuh jika wasit tidak adil, apalagi jika itu berupa kecurangan perhitungan suara yang menyangkut hajat hidup orang banyak.

Jadi, demi menghindari kekisruhan di negeri kita yang damai ini, KPU sebagai penegak kejujuran dan keadilan dalam Pemilu, wajib menampilkan integritasnya yang terbaik, lalu dibarengi oleh kinerja penegak hukum menindak segala bentuk pelaku kecurangan tanpa pandang bulu (itupun jika berani). Intinya, di setiap sepak terjang rezim, jika salah dibenarkan, benar disalahkan, maka lambat laun menghilangkan kepercayaan rakyat. Dan pada akhirnya, jika suatu negara tidak mampu menghadirkan kepercayaan pada rakyatnya di negara yang berasas kedaulatan rakyat, cepat atau lambat akan berhadapan dengan rakyatnya sendiri.

Semoga Indonesia kita tetap aman, damai, dan makmur. Mari jaga Indonesia, kawal KPU, kawal kebenaran, agar benalu-benalu perusak negeri ini dapat terkubur oleh liat lahat galiannya sendiri. 

0 Response to "Mengapa Rakyat Lebih Percaya Jurdil2019.org ketimbang KPU?"

Post a Comment

Terimakasih atas kepatuhannya melakukan komentar yang sopan, tidak menyinggung S4R4 dan p0rnografi, serta tidak mengandung link aktif, sp4m, iklan n4rk0ba, senj4t4 ap1, promosi produk, dan hal-hal lainnya yang tidak terkait dengan postingan. Jika ada pelanggaran, maaf jika kami melakukan penghapusan sepihak. Terimakasih dan Salam blogger!