Pengertian, Tujuan, Ciri, Syarat, Jenis-Jenis IKLAN

INIRUMAHPINTAR - Jelaskan Pengertian, Ciri-Ciri, Syarat, Jenis-Jenis IKLAN? Pertanyaan itu seringkali muncul dalam bidang studi Bahasa Indonesia. Oleh karena itu, tulisan kali ini bertujuan untuk membantu para pelajar, mahasiswa, Bapak/Ibu guru untuk memahami seputar iklan. 

Iklan bukanlah hal yang tidak pernah terdengar di telinga kita. Kita sering melihat, membaca, atau mendengarnya. Dan mungkin saja ada di antara kita yang pernah membuat iklan tentang sesuatu hal. Bukan hanya itu, Kadangkala kita juga mengikuti kegiatan/event atau membeli barang karena terpengaruh oleh iklan yang kita lihat, dengar, atau tonton, entah itu di media cetak, di radio, di telivisi, atau di situs elektronik atau video online. 

Jadi, tidak bisa dipungkiri bahwa iklan mempunyai pengaruh yang besar dalam kehidupan dan peradaban manusia modern. Nah, agar lebih memahami dan menguasai materi tentang iklan, berikut ini saya sajikan penjelasan lengkap tentang pengertian, ciri-ciri bahasa, syarat, jenis, & membedakan fakta serta opini dalam iklan. Yuk kita baca dengan hati-hati!

Pengertian Iklan

Iklan dapat diartikan sebagai pemberitahuan mengenai barang atau jasa dengan tujuan untuk membujuk masyarakat banyak agar memiliki minat membeli barang atau mengunakan jasa yang ditawarkan.

Iklan juga dapat didefinisikan sebagai kegiatan memberitahukan/mempromosikan suatu produk, baik berupa barang maupun jasa melalui media massa agar publik dapat  mengetahui dan membeli/menggunakan produk tersebut. 

Tujuan Iklan

  1. Memperkenalkan kepada calon konsumen tentang suatu produk, barang atau jasa. Umumnya, mengandung bahasa persuasif dengan menyertakan kelebihan atau keunggulan produk atau jasa yang ditawarkan.
  2. Mempengaruhi calon konsumen untuk membeli atau menggunakan barang atau jasa yang ditawarkan.
Pengertian, Tujuan, Ciri, Syarat, Jenis-Jenis IKLAN

Ciri-Ciri Iklan

Agar dapat menarik perhatian khalayak, iklan memiliki ciri-ciri bahasa sebagai berikut:
  1. Pilihan kata (diksi) yang digunakan haruslah menarik, logis, tepat, dan sopan.
  2. Pilihan kata (diksi) yang digunakan wajib mengandung sugesti bagi masyarakat banyak.
  3. Pilihan kata (diksi)yang digunakan sebaiknya menonjolkan informasi/ide/keunggulan/keunikan produk atau jasa yang ditawarkan.
  4. Pilihan kata (diksi) yang digunakan mestilah merujuk ke sasaran yaitu produk atau jasa yang dimaksud


Syarat-Syarat Iklan

Agar dapat dikatakan sebagai ikian yang baik, iklan memiliki syarat-syarat sebagai berikut:
  1. Objektif, proporsional dan jujur.
  2. Jelas, padat dan mudah dipahami.
  3. Tidak menyinggung, menyakiti, merendahkan pihak/produk lain
  4. Menarik perhatian/minat orang banyak.


Jenis-Jenis iklan

Iklan dapat dibedakan berdasarkan beberapa hal. Dalam pembelajaran ini, disajikan jenis iklan berdasarkan media yang digunakan dan tujuan iklan. Berdasarkan jenis media yang digunakan, iklan dapat digolongkan sebagai berikut:

1. Iklan cetak

Iklan cetak adalah jenis iklan yang dipublikasikan menggunakan media cetak, seperti koran atau surat kabar, majalah, tabloid, dan sebagainya. Berdasarkan ruang yang digunakan dalam media surat kabar, majalah, dan tabloid, iklan dikenal dalam tiga bentuk, yaitu:

a. Iklan baris

klan baris adalah iklan yang hanya dibuat dalam beberapa bars. Umumnya hanya terdiri atas 3-4 baris dengan luas tidak lebih dari satu kolom. Biayanya relatif murah dan dihitung per baris. Untuk menghemat biaya dan semua informasi dapat tersampaikan, bahasa yang digunakan dalam iklan ini umumnya disingkat, penuh makna, dan sederhana. Hal yang diiklankan dalam iklan baris dapat berupa barang, jasa, mencari jodoh, lowongan pekerjaan, dan sebagainya. 

b. Iklan kolom

Iklan kolom adalah iklan yang dibuat dalam bentuk kolom. Iklan jenis mni lebih tinggi daripada iklan baris. Terkadang iklan ini juga dilengkapi dengan gambar, simbol, atau lambang untuk mendukung isi iklan. Hal yang diiklankan dapat berupa barang, jasa, lowongan pekerjaan, dan sejenisnya. 

2. Iklan Advertorial

Iklan advertorial adalah jenis iklan yang dikemas seperti berita. 

3. Iklan Display

Dilihat dari segi bentuk, iklan display lebih besar daripada iklan kolom. Dalam iklan ini, ditampilkan gambar dan tulisan yang lebih besar. Berikut contoh iklan display.

4. Iklan Elektronik

Iklan elektronik adalah jenis iklan yang dipublikasikan dalam media elektronik. Iklan elektronik dapat digolongkan menjadi:

a. Iklan Radio

Iklan yang dipublikasikan melalui radio berupa kombinasi dari bunyi kata-kata (voice) dan efek suara (sound effect). Iklan ini hanya dapat didengar. 

b. Iklan Televisi 

Iklan yang dipublikasikan melalui televisi berupa kombinasi dan suara, gambar, dan gerak. Iklan nii dapat dilihat dan didengar.

c. Iklan Internet

Iklan yang dipublikasikan melalui internet memili jenis bervariasi. Ada yang hanya dapat dilihat dan ada pula yang dapat dilihat dan didengar.

Selain dikategorikan berdasar jenis media yang digunakan, iklan juga bisa dikategorikan berdasarkan tujuannya. Berdasarkan tujuannya, iklan dapat diklasifikasikan menjadi:

a. Iklan komersial

Iklan yang bertujuan untuk memasarkan barang atau jasa. Iklan ini dapat dikategorikan menjadi 2macam, yaitu iklan taktis & iklan strategis.

b. Iklan Taktis

Iklan ini mengandung kesan desakan terhadap konsumen agar segera membeli. Biasanya disertai tenggak waktu terbatas dan diskon yang berdurasi pendek. 

c. Iklan Strategis

Iklan yang bertujuan membangun atau meng-upgrade merek dagang. Biasanya ditandai dengan promo besar-besaran. Berlaku untuk iklan untuk produk-produk baru atau produk lama yang sedang melakukan peningkatan layanan/kualitas. 

5. Iklan Perusahaan

Iklan perusahaan (corporate advertising) merupakan iklan yang bertujuan untuk membangun citra perusahaan yang berujung pada membangun citra produk atau jasa yang diproduksi oleh perusahaan tersebut agar dibeli. Contohnya, iklan sabun Lifebuoy yang menggiatkan gerakan cuci tangan dan membantu pembuatan tempat cuci tangan di sekolah-sekolah. Dengan membeli sabun Lifebuoy, berarti ikut membantu pembangunan tempat cuci tangan tersebut.

6. Iklan Layanan Masyarakat

Iklan layanan masyarakat adalah iklan yang bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mengajak atau mengimbau untuk tidak atau melakukan sesuatu. Contoh: iklan keluarga berencana, kebersihan lingkungan, dan sebagainya.

Fakta dan Opini dalam Iklan

Jika dibaca secara cermat, dalam iklan terdapat fakta dan opini. Seperti yang telah dibahas dalam bab sebelumnya, fakta adalah peristiwa yang benar-benar terjadi dan dapat dibuktikan kebenarannya. rakta dalam iklan mencakup identitas produk, kegunaan, komposisi, dan sarana penggunaan. 

Selain mengandung fakta, iklan juga mengandung pendapat/opini. Opini yaitu pendapat sesorang mengenai suatu hal yang kebenarannya belum diuji ilmiah atau dibuktikan. Umumnya, opini dipakai sebagai media untuk menarik minat pembeli. Walaupun demikian, dalam pembuatan iklan, pemasang Iklan (advertiser) tidak sepatutnya memberikan opini dengan melebih-lebihkan produk (mengandung unsur kebohongan). Selain dapat menipu konsumen, citra produk juga tidak akan bertahan lama di pasar. Jadi, bahasa yang digunakan mestilah persuasif dan proporsional.
***
Demikianlah penjelasan lengkap tentang Pengertian, Tujuan, Ciri, Syarat, Jenis-Jenis IKLAN. Semoga bermanfaat!

0 Response to "Pengertian, Tujuan, Ciri, Syarat, Jenis-Jenis IKLAN"

Post a Comment

Terimakasih atas kepatuhannya melakukan komentar yang sopan, tidak menyinggung S4R4 dan p0rnografi, serta tidak mengandung link aktif, sp4m, iklan n4rk0ba, senj4t4 ap1, promosi produk, dan hal-hal lainnya yang tidak terkait dengan postingan. Jika ada pelanggaran, maaf jika kami melakukan penghapusan sepihak. Terimakasih dan Salam blogger!

Note: Only a member of this blog may post a comment.