Macam-macam, Contoh, Nilai-Nilai Dalam HIKAYAT

INIRUMAHPINTAR - Sebutkan dan Jelaskan Macam-macam, Contoh, Nilai-Nilai yang terkandung dalam cerita HIKAYAT? Nah, pertanyaan inilah yang akan saya jawab tuntas melalui postingan kali ini. Merupakan lanjutan dari materi sebelumnya tentang pengertian, contoh, ciri/karakteristik hikayat, pembahasan kali ini juga merupakan bagian dari mata pelajaran bahasa Indonesia kelas X SMA/MA kurikulum 2013 versi revisi 2017.

Namun demikian, dalam penyajian materi ini saya memasukkan beberapa konsep pembahasan dari kurikulum KTSP. Tujuannya adalah agar para pembaca dapat memahami cerita hikayat dari berbagai sudut pandang. Dan secara tidak langsung dapat memperkaya wawasan tentunya. Inilah pembahasannya!

Macam-macam dan Contoh Hikayat

Ditinjau dari asal-usulnya, hikayat dapat dikategorikan menjadi 4 macam, yaitu melayu asli, pengaruh Jawa, Pengaruh Hindu (India), dan Pengaruh Arab-Persia. Berikut pembagian beserta contohnya:

A. Hikayat Melayu Asli
  1. Hikayat Malim Deman
  2. Hikayat Si Miskin (mengandung unsur Islam)
  3. Hikayat Indera Bangsawan
  4. Hikayat Hang Tuah (mengandung unsur Islam)
B. Hikayat Pengaruh Jawa
  1. Hikayat Indera Jaya (dari cerita Anglingdarma)
  2. Hikayat Cekel Waneng Pati
  3. Hikayat Panji Semirang
C. Hikayat Pengaruh Hindu (India)
  1. Hikayat Bayam Budiman
  2. Hikayat Sang Boma (dari Mahabrata)
  3. Hikayat Perang Pandawa (dari Mahabrata)
  4. Hikayat Sri Rama (dari Ramayana)
D.  Hikayat Pengaruh Arab-Persia
  1. Hikayat Amir Hamzah (Pahlawan Islam)
  2. Hikayat Seribu Satu Malam
  3. Hikayat Bachtiar
Macam-macam, Contoh, Nilai-Nilai Dalam HIKAYAT

Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Hikayat

Selanjutnya mari kita belajar mengidentifikasi nilai-nilai dalam Hikayat.. Setelah membaca cerita Hikayat pembaca tentu dapat memetik berbagai nilai-nilai kehidupan. Nilai-nilai kehidupan tersebut dapat berupa nilai religius (agama), moral, sosial, budaya, edukasi (pendidikan), dan estetika (keindahan).

Perhatikan contoh analisis nilai yang terdapat dalam Hikayat Indera Bangsawan berikut!

1. Nilai Agama

Dalam Hikayat Indera Bangsawan ditemukan penggalan kalimat "Maka pada suatu hari, ia pun menyuruh orang membaca doa qunut dan sedekah kepada fakir dan miskin". Pesan agamanya adalah  Memohonlah kepada Allah dengan berdoa dan bersedekah agar dimudahkan segala urusan.

Selanjutnya penggalan kalimat "Maka ia pun menyerahkan dirinya kepada Allah Subhanahuwata’ala dan berjalan dengan sekuat-kuatnya" mengisyaratkan pesan untuk pasrah kepada Allah setelah berikhtiar dan berusaha.

2. Nilai Sosial

Dalam Hikayat Indera Bangsawan ditemukan penggalan kalimat "Si Kembar menolak dengan mengatakan bahwa dia adalah hamba yang hina. Tetapi, tuan puteri menerimanya dengan senang hati".  Pesan sosialnya adalah dalam kehidupan bermasyarakat kita tidak boleh melihat perbedaan status sosial. Artinya, mesti saling menghargai dan menghormati.

Kemudian di penggalan lain "Dengan segera Syah Peri mengeluarkan dayang-dayang itu. Tatkala Garuda itu datang, Garuda itu dibunuhnya". Pesannya adalah dalam kehidupan mestinya kita tidak segan-segan untuk membantu orang-orang yang berada dalam posisi kesulitan. Si kuat membantu yang lemah, si kaya membantu si miskin, dsb.

3. Nilai Budaya

Dalam Hikayat Indera Bangsawan juga ditemukan penggalan kalimat "Maka baginda pun bimbanglah, tidak tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah. Jikalau baginda pun mencari muslihat; ia menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda yang berkata kepadanya: barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yang dipegangnya, ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri". Pesan budaya-nya adalah Raja ditunjuk berdasarkan keturunan dan raja yang memiliki putra lebih dari satu selalu mencari tahu siapa yang paling gagah dan pantas menjadi penggantinya.

Penggalan berikutnya - Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Puteri Kemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan oleh Buraksa. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu.
“Barang siapa yang dapat susu harimau beranak muda, ialah yang akan menjadi suami tuan puteri.”

Dari segi budaya, raja-raja dahulu biasanya melakukan sayembara untuk mencarikan suami terbaik untuk putri-putrinya. Dalam hikayat Indera Bangsawan juga terdapat hal serupa.

4. Nilai Moral

Dalam Hikayat Indera Bangsawan terdapat penggalan "Hatta datanglah kesembilan orang anak raja meminta susu kambing yang disangkanya susu harimau beranak muda itu". Pesan moralnya adalah dalam kehidupan ini ada saja orang-orang yang mau memperoleh hasil tetapi tidak mau berusaha. Jika dipersingkat, ini adalah sindiran agar orang-orang mau berusaha.

Penggalan berikutnya "Indera Bangsawan berkata susu itu tidak akan dijual dan hanya akan diberikan kepada orang yang menyediakan pahanya diselit besi hangat". Pesannya adalah orang yang tidak mau berusaha perlu diberi teguran, sindiran, atau nasehat agar ia mau berubah.

5. Nilai Pendidikan (Edukasi)

Terakhir, dalam Hikayat Indera Bangsawan, terdapat penggalan "Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya." Pesan edukasinya adalah belajarlah ilmu agama sejak kecil agar jika telah besar dapat lebih bijak mengarungi kehidupan yang fana.

Demikianlah pembahasan lengkap tentang Macam-macam, Contoh, Nilai-Nilai Dalam HIKAYAT. Selamat belajar dan semoga bermanfaat!

0 Response to "Macam-macam, Contoh, Nilai-Nilai Dalam HIKAYAT"

Post a Comment

Terimakasih atas kepatuhannya melakukan komentar yang sopan, tidak menyinggung S4R4 dan p0rnografi, serta tidak mengandung link aktif, sp4m, iklan n4rk0ba, senj4t4 ap1, promosi produk, dan hal-hal lainnya yang tidak terkait dengan postingan. Jika ada pelanggaran, maaf jika kami melakukan penghapusan sepihak. Terimakasih dan Salam blogger!

Note: Only a member of this blog may post a comment.