Mengenal Perkembangan Teknologi Luar Angkasa

INIRUMAHPINTAR - Melalui artikel berikut ini, mari kita lebih mengenal perkembangan dan sejarah perkembangan teknologi luar angkasa. Populasi dunia yang begitu cepat berkembang menyebabkan sumber daya alam hampir habis. Oleh sebab itu, teknologi harus terus berkembang untuk memajukan fasilitas ruang angkasa agar dapat diperoleh sumber daya alam yang baru. Di negara-negara maju, teknologi ruang angkasa sangat dipentingkan dan mereka sudah melewati banyak tahapan maju dalam hal ini. Kemajuan teknologi ruang angkasa dapat memberikan keamanan, menunjang sarana komunikasi, ekonomi, dan hal-hal lainnya.

Di pusat penelitian ruang angkasa (space station) dilakukan penelitian, seperti penelitian fisika, kimia, dan biologi. Selain itu, di pusat penelitian ruang angkasa juga dikembangkan cabang-cabang ilmu pengetahuan agar diperoleh kemajuan yang sangat penting.

Empat puluh tahun terakhir ini, penelitian ruang angkasa yang dilakukan mengalami kemajuan yang paling penting. Kemajuan itu ialah dengan dikirimkannya pesawat ruang angkasa ke Mars, Venus, bulan, Yupiter, Satumus, asteroid-asteroid, komet, dan ke luar sistem tata surya. Ditempatkannya beribu-ribu satelit di sekeliling bumi, teleskop ruang angkasa di atas orbit sebagai sarana penelitian, dan didirikannya stasiun ruang angkasa juga merupakan bentuk kemajuan tersebut. Hingga saat ini, kira-kira ada 40 negara yang sampai saat ini masih melakukan penelitian di ruang angkasa.

Salah satu teori mendasar dari penelitian luar angkasa yang telah terkuak dan dipelajari di sekolah yaitu jawaban atas pertanyaan mengapa bola jatuh ke bawah? Bagian tersulit dalam melakukan perjalanan ruang angkasa ialah ketika tinggal landas dari bumi. Hal ini disebabkan adanya gaya tarik menarik bumi. Gaya tarik-menarik bumi adalah kekuatan yang berada di bumi dan sekitarnya yang menarik semua benda ke bumi. Sebuah bda yang dilempar ke atas akan jatuh ke bumi lagi karena adanya gaya tarik-menarik bumi. Jika tidak ada gaya tersebut, bola itu akan langsung bergerak ke angkasa.

Kursi Terbang

Salah satu teknologi luar angkasa yang berhasil dibuat oleh manusia yaitu kursi terbang. Kadang-kadang seorang astronot keluar dari pesawat dan mengambang di ruang angkasa untuk bekerja. Pada saat itu, astronot mengikatkan sebuah alat ke tubuhnya yang disebut sebagai “kursi terbang”.

Teknologi Perjalanan Ruang Angkasa

Teknologi perjalanan ruang angkasa memberikan perhatian khusus pada masalah-masalah pesawat yang akan dikirim ke ruang angkasa dan awaknya. Salah satu bagian terpenting dar teknologi inl ialah tentang pembuatan pesawat ruang angkasa yang membutuhkan material-material yang paling sesuai. Masalah energi pesawat nang angkasa juga harus memperoleh solusi. Beberapa solusinya ialah dengan menggunakan energi matahari, nuklir, dan energi kimia.

Alat Komunikasi Canggih

Agar terjalin komunikasi yang baik antara pesawat ruang angkasa dengan pangkalannya yang berada di bumi, semua informasi dimasukkan ke dalam komputer, kemudian diproses dengan menggunakan alat-alat elektronik yang paling mutakhir. Teknologi ruang angkasa memerhatikan perkembangan semua kemampuan ini.

Baju Astronot

Telah diketahui bahwa makhluk hidup yang dikirim ke ruang angkasa akan mendapat berbagai masalah, seperti tekanan atmosfer, panas, keseimbangan kelembapan, serta masalah pembuatan makanan dan minuman. Bagi astronot dibuatkan baju khusus agar mereka bisa tinggal di ruang angkasa dengan normal. Pada baju ini ada sebuah tas yang diperlukan untuk mengeluarkan udara ketika terjadi tekanan. Tas ini juga diisi dengan karbon dioksida yang akan membuang uap air dan menjaga astronot dari suhu yang sangat  parnas dan dingin. Pakaian dalamnya didinginkan dengan cairan khusus sehingga dapat menjaga keseimbangan suhu badan pemakainya.

Pakaian luamya yang terbuat dan kaca fiber bermanfaat untuk memantulkan sinar matahari. Lapisan emas pada penutup kepalanya juga mencegah sinar ultraviolet matahari dan kilauannya. Semua ini berkembang karena adanya teknologi perjalanan wang angkasa. Untuk menyelesaikan masalah-masalah yang muncul dan penelitian perjalanan ruang angkasa, setiap tahunnya dihabiskan biaya yang sangat besar. Separuh dari seluruh biaya telah dialokasikan untuk membuat alat-alat dan kendaraan ruang angkasa agar tercipta kondisi yang mirip dengan kondisi di ruang angkasa yang sesungguhnya.


Agar lebih mudah melakukan aktivitas di luar angkasa astronom-astronom belajar berenang di ruang angkasa yang kosong. Seperti halnya bumi, planet-planet lain dan satelit mempunyai gaya tarik-menarik. Namun, ruang angkasa yang kosong tidak mempunyai gaya tarik-menarik. Astronot yang berjalan di pesawat ruang angkasa bergerak seperti berenang di ruang angkasa yang kosong. Hal itu karena di sana tidak ada kekuatan gaya tarik-menarik tersebut.


Sejarah Singkat Perkembangan Teknologi Ruang Angkasa dan Dahulu Hingga Sekarang


Bangsa Cina, lebih dari delapan abad yang lalu, sudah mulai menggunakan r0ket Pada tahun 1232, bangsa Cina sudah menggunakan 5enj4t4 4p1 untuk menyerang pasukan Mongolia. Sejak saat itu, r0ket
menjadi hal yang sangat penting untuk p3p3ran9an.

Pada tahun 1807, pengepungan kota Kopenhaag dilakukan dengan meletuskan 25 ribu selongsong p3luru congreve. Kira-kira pada tahun 1960, r0ket-r0ket Amerika sangat berperan dalam perang Vietnam. Selain itu, roket juga memberikan pengaruhnya pada tahun 1973 ketika terjadi perang antara Arab dan Israel. Contoh r0ket militer pertama hanya berupa sejenis senj4t4 4p1. Sedangkan untuk dikirimkan ke ruang angkasa, harus ditemukan jenis r0ket yang lebih kuat.

Sekedar informasi tambahan bahwa Biak (salah satu wilayah di Indonesia) adalah tempat peluncuran satelit terbaik di dunia. Karena posisinya yang strategis, roket hanya perlu berputar sekali untuk mengirim satelit ke luar angkasa. Itu sebabnya,  Amerika dan Rusia berebut untuk mendapat izin dari pemerintah Indonesia.

Lain dulu lain sekarang, dulu Amerika mendominasi dunia. Saat ini, Cina tampil sebagai salah satu negara dengan kekuatan ekonomi terbesar dunia menyaingi Amerika karena didukung oleh pertumbuhan ekonomi tercepat, yang mencapai rata-rata 10% per tahun. Penduduknya juga adalah yang terbesar di dunia, lebih dari 1,3 milyar orang. Tahun 2003, Cina menjadi negara ketiga yang mengirimkan r0ket berawak ke
ruang angkasa setelah Amerika dan Rusia.

Lalu, Indonesia kapan ya? Selamat berjuang dan bermimpi. Semoga Indonesia kelak dapat segera bangkit dan mampu menjadi negara maju yang mandiri layaknya Cina.  

Referensi: 
  1. Buku berjudul: Ruang Angkasa yang diterbitkan Yudhistira
  2. Buku berjudul  Imperium III: Zaman Kebangkitan Besar karangan Eko Laksono
Sekian dulu beberapa coretan tentang perkembangan teknologi luar angkasa. Semoga menginspirasi ya!

0 Response to "Mengenal Perkembangan Teknologi Luar Angkasa"

Post a Comment

Terimakasih atas kepatuhannya melakukan komentar yang sopan, tidak menyinggung S4R4 dan p0rnografi, serta tidak mengandung link aktif, sp4m, iklan n4rk0ba, senj4t4 ap1, promosi produk, dan hal-hal lainnya yang tidak terkait dengan postingan. Jika ada pelanggaran, maaf jika kami melakukan penghapusan sepihak. Terimakasih dan Salam blogger!

Note: Only a member of this blog may post a comment.