Sejarah Singkat Perkembangan Akuntansi di Dunia dan di Indonesia

INIRUMAHPINTAR - Inilah Sejarah Singkat Perkembangan Akuntansi di Dunia dan di Indonesia. Pengadministrasian yang beres dan rapi dalam suatu organisasi merupakan kunci untuk kelancaran dan kelangsungan jalannya organisasi tersebut. Oleh karena itu, setiap organisasi wajib memiliki administrasi yang baik.

Seorang pimpinan memegang peranan dalam mengendalikan suatu organisasi dengan melakukan pengadministrasian yang rapi dan teratur. Bagaimana caranya mencatat suatu transaksi atau kejadian, diatur sedemikian rupa oleh seorang pimpinan dibantu para stafnya, seperti pengaturan para karyawan dikelola oleh bagian kepegawaian, pengelolaan keuangan diatur oleh seorang bendahara, dan pengaturan surat masuk dan keluar dipegang oleh bagian kearsipan.

Demikian selanjutnya sehingga tidak ada satu hal pun yang terlewat dalam pencatatannya. Dalam pengaturan selanjutnya, seorang pimpinan organisasi/perusahaan perlu mengarahkan seluruh direksi melakukan pencatatan-pencatatan atas segala kejadian dan transaksi yang berlangsung. Salah satu tujuannya adalah untuk mengetahui seberapa besar keuntungan yang diperoleh pada suatu periode. Inilah yang merupakan cakupan pembahasan dari ilmu akuntansi.

Lalu, dari mana asal mula akuntansi itu? bagaimana sejarah perkembangannya? Siapa-siapa yang terlibat di dalamnya? Kapan ilmu akuntansi masuk ke Indonesia? Nah, pada kesempatan ini, kita akan mengulas singkat tentang sejarah perkembangan akuntansi baik di dunia internasional maupun di Indonesia.

1. Perkembangan Akuntansi dari Sistem Pembukuan Berpasangan

Akuntansi mulai berkembang setelah adanya perkembangan organisasi-organisasi dan perkembangan dunia usaha yang memerlukan pencatatan untuk mencatat transaksi-transaksi yang terjadi perusahaannya. Sebelum abad 15, pencatatan hanya dilakukan sesederhana mungkin dan bahkan pencatatannya dilakukan di lempengan tanah atau pada daun lontar (papirus).

Kemudian, setelah abad ke-15, pencatatan sudah mulai teratur. Pada tahun 1494 Luca Pacioli, ahli matematika Italia menerbitkan buku yang pertama tentang sistem Pembukuan Berpasangan.

Sistem ini merupakan dasar yang kokoh bagi perkembangan Akuntansi karena dalam sistem ini setiap transaksi dicatat dengan memperlihatkan kedua aspeknya, misalnya bila membeli perlengkapan dengan kredit akan dicatat pada dua buku yaitu perlengkapan dan pada utang.

Buku karangan Luca Pacioli menyebar luas ke Eropa Barat yang kemudian dikembangkan oleh pengarang lainnya dengan tidak meninggalkan Prinsip Pacioli.

http://inirumahpintar.blogspot.com/2016/12/sejarah-singkat-perkembangan-akuntansi-di-dunia-dan-di-indonesia.html

2. Perkembangan Akuntansi dari Sistem Kontinental ke Anglo Saxon

Dengan berkembangnya Akuntansi secara pesat yang dibarengi terjadinya revolusi di Inggris dan tumbuhnya perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat, penggunaan akuntansi semakin diutamakan. Apalagi setelah ditemukannya komputer, organisasi perusahaan semakin kompleks. Artinya, penggunaan sistem Akuntansi semakin mutakhir.

Di Indonesia pada tahun 1947 hanya ada seorang Akuntan yaitu Prof. Dr. Abutari. Dikurun waktu 1945-1950, kursus-kursus untuk mendidik tenaga akuntansi mulai berkembang, yang akhirnya menyebar ke tingkat universitas. Tujuannya adalah untuk mendidik para mahasiswa-mahasiswa di kala itu dengan ilmu Akuntansi. Kemudian pada tahun 1978, berdirilah Ikatan Akuntansi Indonesia yang bertujuan untuk menyamakan langkah dalam penggunaan ilmu Akuntansi secara merata dan profesional.

3. Perkembangan Akuntasi di Indonesia

Mulai tahun 1642 Akuntansi di Indonesia sudah mulai dikenal dan lebih berkembang lagi pada tahun 1747. Pada tahun 1870, Akuntansi di Indonesia telah diterapkan pada waktu undang-undang Tanam Paksa dihapuskan. Banyak para pengusaha Belanda menanamkan modalnya di Indonesia dan sistem yang digunakan adalah sistem Lucas Pacioli. Untuk pengontrolan pembukuan pada tahun 1947 dilaksanakan sistem pemeriksaan (Auditing).

Setelah Indonesia merdeka, pemerintah Republik Indonesia mempunyai kesempatan untuk mengirimkan putra-putrinya ke luar negeri untuk mempelajari Akuntasi. Setelah itu, pendidikan-pendidikan Akuntansi mulai bermunculan. Termasuk di antaranya adalah sebagai berikut:
  • Pada tahun 1952, di Universitas Indonesia dibuka jurusan Akuntansi.
  • Pada tahun 1961, Univeristas Padjadjaran, Bandung menyusul membuka jurusan Akuntasi.
  • Pada tahun 1962, Universitas Airlangga meneruskan perkembangan Akuntansi dengam membuka jurusan serupa.
  • Pada tahun 1964, didirikanlah Sekolah Akuntansi Negara. 
Dan akhirnya di setiap kota yang telah memiliki perguruan tinggi di tahun-tahun berikutnya membuka jurusan Akuntansi. Undang-Undang No. 34 mengatur pemakaian gelar Akuntansi dan pada tahun 1957 organisasi profesi menghimpun para Akuntan dengan nama Ikatan Akuntasi Indonesia (IAI). Pada tahun 1968 perkembangan Akuntansi di Indonesia semakin berkembang pesat.

Nah, begitulah Sejarah Singkat Perkembangan Akuntansi di Dunia dan di Indonesia. Selamat belajar dan semoga bermanfaat!

0 Response to "Sejarah Singkat Perkembangan Akuntansi di Dunia dan di Indonesia"

Post a Comment

Terimakasih atas kepatuhannya melakukan komentar yang sopan, tidak menyinggung S4R4 dan p0rnografi, serta tidak mengandung link aktif, sp4m, iklan n4rk0ba, senj4t4 ap1, promosi produk, dan hal-hal lainnya yang tidak terkait dengan postingan. Jika ada pelanggaran, maaf jika kami melakukan penghapusan sepihak. Terimakasih dan Salam blogger!

Note: Only a member of this blog may post a comment.