Pengertian & Cara Klasifikasi Makhluk Hidup

INIRUMAHPINTAR - Penjelasan tentang Pengertian & Cara Klasifikasi Makhluk Hidup merupakan bagian dari pelajaran Biologi yang penting untuk dipahami dan dipelajari sungguh-sungguh. Pasalnya, dalam proses klasifikasi makhluk hidup, menentukan suatu organisme termasuk hewan atau tumbuhan belum tentu merupakan hal yang mudah bagi setiap orang. Itulah sebabnya diperlukan sistem klasifikasi. Lalu, apa klasifikasi itu? Berikut penjelasannya:

Pengertian Klasifikasi Makhluk Hidup

1. Klasifikasi merupakan suatu cara mengorganisasi informasi. Mengklasifikasi berarti menempatkan objek atau ide ke dalam suatu kelompok berdasarkan kesamaan.

2. Klasifikasi adalah pengelompokan makhluk hidup menjadi golongan-golongan berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri.
sumber ilustrasi : daily-science-facts.tumblr.com

Ilmu yang Mempelajari Klasifikasi

Taksonomi adalah ilmu yang mempelajari klasifikasi makhluk hidup yang di dalamnya membahas pengelompokan hasil klasifikasi pada tingkat-tingkat yang berbeda atau pada takson yang berbeda. Dengan kata lain, taksonomi merupakan cabang biologi yang berperan dalam mengklasifikasikan dan memberi nama ilmiah untuk suatu spesies.

Prinsip/Cara Klasifikasi Makhluk Hidup

Prinsip pengelompokkan atau klasifikasi makhluk hidup adalah persamaan dan perbedaan ciri-ciri, serta sifat makhluk hidup yang meliputi ciri morfologi, anatomi, biokimia, dan alat reproduksi. Jadi, dasar suatu klasifikasi adalah adanya suatu kesamaan. Individu yang memiliki banyak persamaan, baik struktur tubuh, warna, reproduksi, perilaku, manfaat, struktur dan jumlah kromosom serta pola tingkah laku dikelompokkan dalam suatu takson.  

Takson adalah kelompok organisme pada suatu taksonomi tertentu. tingkatan takson yang paling kecil dinamakan spesies. Sedangkan kelompok takson paling besar adalah filum untuk hewan, dan divisio untuk tumbuhan. Filum atau divisio beranggotakan kelas, dan tiap-tiap kelas beranggotakan ordo/bangsa. Ordo beranggotakan famili/suku, famili beranggotakan genus/marga, dan genus beranggotakan spesies/jenis.

Artinya, semakin ke bawah tingkatan taksonnya, semakin banyak persamaan yang dimiliki anggotanya. Untuk lebih jelasnya, perhatikan ilustrasi berikut ini:

Kingdom (kerajaan)
|
   Divisio (untuk hewan) ------ Filum (untuk tumbuhan)
|
Kelas
|
Ordo
|
Famili
|
Genus
|
Spesies

Contoh Cara Pemberian Nama Takson

Untuk mendapat gambaran susunan takson dalam sistem klasifikasi dan cara pemberian nama masing-masing takson dapat disajikan contoh sebagai berikut:


Klasifikasi Semut Api
Klasifikasi Kedelai
Kingdom
: Animalia
Kingdom
: Plantae
Filum
: Arthropoda
Divisio
: Spermatophyta
Kelas
: Insecta
Kelas
: Rosales
Ordo
: Hymenoptera
Famili
: Leguminosae
Famili
: Formicidae
Subfamili
: Papilionaceae
Genus
: Solenopsis
Genus
: Glycine
Spesies
: Solenopsis  saevissima
Spesies
: Glycine max (L)

Contoh sistem klasifikasi di atas merupakan susunan takson dalam klasifikasi yang umum digunakan. Adapun sistem klasifikasi yang lengkap dapat diperhatikan pada contoh berikut ini:


Klasifikasi Manusia
Kingdom
: Animalia
Filum
: Arthropoda
Subfilum
: Vertebrata
Superkelas
: Tetrapoda
Kelas
: Mammalia
Subkelas
: Theria
Infrakelas
: Eutheria
Ordo
: Primates
Subordo
: Antropoidea
Superfamili
: Hominoidea
Famili
: Hominidae
Subfamili
: Homininae
Genus
: Homo
Subgenus
: Homo
Spesies
: Homo sapiens (manusia)
Subspesies
: Homo sapiens sapiens

Klasifikasi yang dibuat dalam bahasa Latin mempunyai arti tersendiri. Sebagai contoh adalah klasifikasi manusia di atas. Chordata merupakan kelompok hewan yang pernah memiliki sumbuh tubuh berupa korda dorsalis (notokorda). Notokorda adalah rangka primitif yang tersusun dari sel-sel bervakuola yang tersusun menyerupai tongkat dibungkus dengan jaringan ikat. Vertebrata merupakan kelompok hewan yang sumbu tubuhnya telah berubah menjadi tulang yang dinamakan vertebrae. Tetrapoda berarti memiliki empat buah kaki dan pada manusia kaki depan berubah menjadi tangan. Primata berarti tubuh dapat berdiri tegak. Hominidae berarti menyerupai manusia. Sapiens berarti bijaksana dan arif.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa klasifikasi ialah proses menempatkan objek atau ide ke dalam suatu kelompok berdasarkan kesamaan. Itu berarti, klasifikasi makhluk hidup merupakan menempatkan, mengelompokkan, dan mendata makhluk hidup sesuai tingkat kesamaan dan kemiripannya. Dan yang tak kalah pentingnya yaitu taksonomi. Taksonomi merupakan cabang biologi yang berperan dalam pengklasifikasian dan memberi nama ilmiah untuk suatu spesies.

R.H. Whittaker, salah satu ahli taksonomi membagi makhluk hidup menjadi 5 kerajaan, yaitu Monera, Protista, Jamur, Tumbuhan, dan Hewan. Sistem penamaan yang digunakan adalah sistem penamaan biner (binominal nomenclature). Nama awal merupakan genus dan nama kedua merupakan nama spesies.

Kerajaaan tumbuhan dibagi menjadi Chlorophyta, Chrysophyta, Thalophyta, Rhodophyta, Bryophyta, Pteridophyta, dan Spermatophyta. Sedangkan kerajaan hewan dibagi menjadi Porifera, Coelenterata, Platyhelmintes, Annelida, Mollusca, Arthropoda, Echinodermata, dan Chordata.

Seluruh cakupan informasi telah menggambarkan definisi/pengertian klasifikasi makhluk hidup dan  bagaimana cara melakukan klasifikasi makhluk hidup. Jika ada yang perlu didiskusikan, silahkan share di kolom komentar.  Semoga bermanfaat!

0 Response to "Pengertian & Cara Klasifikasi Makhluk Hidup"

Post a Comment

Terimakasih atas kepatuhannya melakukan komentar yang sopan, tidak menyinggung S4R4 dan p0rnografi, serta tidak mengandung link aktif, sp4m, iklan n4rk0ba, senj4t4 ap1, promosi produk, dan hal-hal lainnya yang tidak terkait dengan postingan. Jika ada pelanggaran, maaf jika kami melakukan penghapusan sepihak. Terimakasih dan Salam blogger!

Note: Only a member of this blog may post a comment.